"Boleh jadi sebuah rumah menyimpan banyak cerita. Namun, ketika rumah itu menjadi tempat lahirnya ilmu dan masa depan generasi muda, kisahnya akan hidup jauh lebih lama daripada sekadar kenangan."
Semangat itulah yang kini hadir di lingkungan SMA Muhammadiyah 4 Depok. Sejak 8 Juli 2026, sekolah ini resmi memanfaatkan Kampus 2 sebagai bagian dari pengembangan layanan pendidikan. Lokasinya berada tidak jauh dari Kampus 1 di kompleks Perguruan Muhammadiyah Parungbingung, Depok Barat.
Yang membuat Kampus 2 memiliki nilai istimewa adalah sejarah yang melekat padanya. Bangunan tersebut merupakan rumah kediaman Allahuyarhamah Dina Maryana, penyanyi legendaris Indonesia yang dikenal pada era 1980-an. Atas kepercayaan dan kerja sama yang baik dengan keluarga almarhumah, rumah tersebut kini diizinkan untuk dimanfaatkan sebagai fasilitas pendidikan bagi siswa-siswi SMA Muhammadiyah 4 Depok.
Sebuah rumah yang dahulu menjadi saksi perjalanan hidup seorang seniman, kini menjadi tempat tumbuhnya generasi berilmu. Dari ruang keluarga berubah menjadi ruang belajar, dari halaman yang teduh menjadi tempat berdiskusi, dan dari jejak kenangan lahirlah harapan baru bagi masa depan pendidikan.
Bagi Muhammadiyah, ikhtiar mencerdaskan kehidupan bangsa adalah bagian dari dakwah. Dakwah tidak hanya dilakukan melalui mimbar, tetapi juga melalui sekolah, ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, dan setiap tempat yang membuka jalan bagi lahirnya insan yang berilmu dan berakhlak mulia. Karena itu, hadirnya Kampus 2 bukan sekadar penambahan fasilitas, melainkan bagian dari gerakan dakwah berkemajuan yang terus diwujudkan melalui pendidikan.
Kepala SMA Muhammadiyah 4 Depok Hariyanto Sutan Kamil, M.Pd., M.Hum menyampaikan bahwa kerja sama dengan keluarga almarhumah Dina Maryana menjadi anugerah sekaligus amanah yang harus dikelola dengan penuh tanggung jawab. "Kampus 2 menjadi tambahan fasilitas yang sangat berarti bagi sekolah. Suasana rumah yang nyaman memberikan pengalaman belajar yang lebih hangat dan lebih homey. Kami berharap siswa semakin betah belajar, lebih kreatif, dan semakin berkembang sesuai potensi yang dimiliki," ujarnya.
Kini berbagai aktivitas sekolah mulai dipusatkan di Kampus 2. Ruang koperasi, ruang kehumasan, dua ruang belajar, hingga sebuah saung belajar yang berada di bawah rindangnya pepohonan telah dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
Keunggulan Kampus 2 justru terletak pada suasana alamnya. Pepohonan yang rindang menghadirkan udara yang sejuk, halaman yang luas memberi ruang bagi siswa untuk berinteraksi, berdiskusi, maupun belajar di luar kelas. Bahkan tersedia kolam renang yang dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari kegiatan sekolah, serta fasilitas toilet yang memadai untuk menunjang kenyamanan seluruh warga sekolah.
Konsep belajar tidak lagi selalu identik dengan ruang kelas yang tertutup. Di Kampus 2, peserta didik dapat merasakan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan alam, lebih rileks, namun tetap produktif. Lingkungan yang nyaman diyakini mampu meningkatkan konsentrasi sekaligus membangun hubungan yang lebih hangat antara guru dan siswa.
Kehadiran Kampus 2 pun disambut antusias oleh para peserta didik. Mereka merasakan perubahan suasana belajar yang lebih menyenangkan. Mutiara Andini, siswi kelas XII IPS 2, mengungkapkan kebahagiaannya.
"Belajar di Kampus 2 terasa lebih nyaman. Aktivitas kami jadi lebih banyak sehingga tidak membosankan. Suasananya adem karena banyak pohon, tempatnya juga nyaman. Kami senang memiliki fasilitas seperti ini."
Kerja sama antara SMA Muhammadiyah 4 Depok dengan keluarga almarhumah Dina Maryana menjadi contoh nyata bagaimana kepedulian terhadap pendidikan mampu menghadirkan manfaat yang luas bagi masyarakat. Nilai sebuah rumah tidak lagi hanya diukur dari bangunannya, tetapi dari manfaat yang dihadirkannya bagi sesama.
Inilah wajah pendidikan Muhammadiyah yang terus bergerak mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai kemanusiaan dan keislaman. Ketika sebuah rumah berubah menjadi kampus, sesungguhnya yang sedang dibangun bukan sekadar ruang belajar, melainkan peradaban.
Semoga Kampus 2 SMA Muhammadiyah 4 Depok menjadi wasilah lahirnya generasi yang beriman, berilmu, berkarakter, dan berkemajuan. Sebab setiap ruang yang dipenuhi ilmu akan selalu menjadi investasi kebaikan yang pahalanya terus mengalir, menghadirkan manfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.