Depok — Kegiatan Baitul Arqom yang diselenggarakan oleh SMA Muhammadiyah 4 Depok kembali menghadirkan materi ketiga yang inspiratif pada Sabtu (4/4/2026). Bertempat di BBGP Jawa Barat, kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.30 hingga 17.00 WIB ini mengangkat tema “Menjadi Pelajar Berprestasi, Berkarakter, dan Berkemajuan.”
Materi disampaikan oleh Ust. Ibnu Ramdhani, S.Psi., CHt., CI., CNCA., yang memberikan motivasi kepada para peserta untuk terus meningkatkan prestasi akademik maupun nonakademik. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya memiliki tujuan yang jelas dalam hidup. “Jika memiliki target harus ada langkah,” ujarnya di hadapan peserta.
Ia juga mengungkapkan beberapa faktor utama yang menyebabkan turunnya motivasi belajar siswa, di antaranya kecanduan game dan media sosial, kelelahan fisik dan mental, serta berbagai distraksi yang mengganggu fokus. Mengutip sebuah penelitian, ia menyampaikan, “The mere presence of one’s own smartphone reduces available cognitive capacity,” yang menunjukkan bahwa keberadaan ponsel saja dapat menurunkan kemampuan berpikir seseorang.
Lebih lanjut, Ust. Ibnu mengingatkan bahwa perubahan harus dimulai dari diri sendiri. Ia mengutip firman Allah dalam Al-Qur’an, “Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah diri mereka sendiri” (QS. Ar-Ra’d: 11). Selain itu, ia juga mengaitkan pentingnya kesungguhan dalam belajar dengan prinsip dari budaya Tiongkok, “Menderita adalah berkah,” serta perkataan Imam Syafi’i, “Siapa yang tidak mencicipi pahitnya belajar, maka ia akan menelan kebodohan sepanjang hidupnya.” Ia juga menambahkan rujukan dari QS. Az-Zumar ayat 9 yang menekankan perbedaan antara orang yang berilmu dan yang tidak.
Dalam sesi tersebut, peserta diajak untuk mengembangkan growth mindset dalam belajar serta memaksimalkan potensi diri melalui langkah konkret, yakni menetapkan target, menuliskan hambatan terbesar, menentukan tindakan yang harus dilakukan hari ini, serta memahami konsekuensi jika tidak melakukannya.
Kegiatan berlangsung dengan suasana yang kondusif dan interaktif. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap pemaparan serta aktif dalam sesi diskusi, sehingga materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik dan memberikan dampak positif bagi peningkatan motivasi belajar mereka