DEPOK – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh SMA Muhammadiyah 4 Depok. Sekolah yang dipimpin oleh Hariyanto Sutan Kamil, M.Pd., M.Hum. ini menerima Penghargaan Sekolah Muhammadiyah yang Patuh dalam Menunaikan Kewajiban Uang Infaq Siswa (UIS), Uang Infaq Guru (UIG), dan Dana Ta'awun dari Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen & PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Depok.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Kepala Sekolah/ Madrasah Muhammadiyah se-Kota Depok yang diselenggarakan di SD Muhammadiyah Meruyung pada 5 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi, koordinasi, sekaligus apresiasi kepada sekolah-sekolah Muhammadiyah yang menunjukkan komitmen tinggi dalam menjalankan tata kelola Persyarikatan.
Selain SMA Muhammadiyah 4 Depok, penghargaan serupa juga diberikan kepada SD Muhammadiyah 3 Pondokcina, SD Muhammadiyah Sukmajaya, dan SMP Muhammadiyah 4 Depok. Keempat sekolah dinilai konsisten dan disiplin dalam memenuhi kewajiban Persyarikatan melalui pembayaran UIS, UIG, dan Dana Ta'awun sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan gerakan dakwah dan pendidikan Muhammadiyah.
Bagi SMA Muhammadiyah 4 Depok, penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas pendidikan berjalan seiring dengan tata kelola organisasi yang profesional. Di bawah kepemimpinan Hariyanto Sutan Kamil, M.Pd., M.Hum., sekolah terus membangun budaya kerja yang mengedepankan integritas, akuntabilitas, dan semangat melayani sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai Islam Berkemajuan.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Depok, Ali Wartadinata, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar bentuk pengakuan administratif, melainkan representasi dari budaya amanah yang telah tumbuh di lingkungan sekolah Muham madiyah. "Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada sekolah-sekolah yang telah menunjukkan komitmen dalam menjaga amanah Persyarikatan. SMA Muhammadiyah 4 Depok membuktikan bahwa tata kelola yang baik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari mutu pendidikan. Kepatuhan dalam menunaikan kewajiban UIS, UIG, dan Dana Ta'awun mencerminkan kesadaran kolektif untuk memperkuat Muhammadiyah melalui pendidikan. Saya berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperkuat tata kelola yang profesional, dan menghadirkan sekolah yang semakin dipercaya oleh masyarakat," ujar Ali Wartadinata.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sekolah Muhammadiyah memiliki tanggung jawab yang lebih luas daripada sekadar menyelenggarakan proses pembelajaran. Sekolah juga merupakan bagian dari gerakan dakwah yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kemajuan umat.
Penghargaan yang diterima SMA Muhammadiyah 4 Depok menjadi cerminan kerja sama seluruh elemen sekolah. Kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, orang tua, serta seluruh pemangku kepentingan telah berkontribusi membangun budaya organisasi yang menjunjung tinggi disiplin, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap nilai-nilai Persyarikatan.
Capaian ini sekaligus memperkuat komitmen SMA Muhammadiyah 4 Depok sebagai Islamic Leader School untuk terus menghadirkan pendidikan yang unggul, berkarakter, dan berkemajuan. Dengan semangat kolaborasi dan budaya amanah yang terus dipelihara, sekolah optimistis dapat melahirkan generasi yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap kemajuan umat dan bangsa.
Penghargaan dari Majelis Dikdasmen & PNF PDM Kota Depok ini menjadi penyemangat bagi SMA Muhammadiyah 4 Depok untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola, memperkuat pelayanan pendidikan, dan menjaga kepercayaan masyarakat sebagai salah satu sekolah Muhammadiyah unggulan di Kota Depok.