Dewan Kerabat Qabilah Ki Bagus Hadikusumo dan Siti Baroroh gelar pelatihan kepemimpinan di Cinangka, bekali kader dengan sejarah, keterampilan kepanduan, dan visi kepemimpinan masa depan.
Cinangka – Dewan Kerabat Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) SMA Muhammadiyah 4 Depok Qabilah Ki Bagus Hadikusumo dan Siti Bariyah sukses menyelenggarakan Diklat Kepemimpinan Dewan Kerabat pada Sabtu–Ahad, 18–19 April 2026 di Cinangka.
Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan kader muda HW dalam membangun karakter kepemimpinan yang tangguh, berintegritas, dan berjiwa pengabdian. Diklat diisi dengan berbagai materi strategis, di antaranya sejarah Hizbul Wathan, kepemimpinan dalam HW, keterampilan kepanduan, Forum Group Discussion (FGD), serta pembahasan program kerja Dewan Kerabat.
Kepala SMA Muhammadiyah 4 Depok, Hariyanto Sutan Kamil, M.Pd., M.Hum., secara resmi membuka kegiatan. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh peserta untuk meneladani semangat juang Jenderal Soedirman.
“Belajarlah seperti Jenderal Soedirman, yang tetap berjuang dalam kondisi apa pun. Kalian harus siap menjadi pemimpin bangsa di masa yang akan datang,” pesannya penuh semangat.
Kegiatan diawali dengan perjalanan kaki sejauh kurang lebih 4 kilometer menuju lokasi perkemahan. Setibanya di lokasi, peserta langsung mendirikan tenda sebagai bagian dari pembentukan kemandirian dan kerja sama tim.
Salah satu pemateri utama, Bunda Sri Sumariatun selaku Ketua Kwarda HW Kota Depok, memberikan penguatan terkait nilai-nilai kepemimpinan dalam Hizbul Wathan. Ia menekankan pentingnya karakter, keteladanan, dan komitmen dalam menjalankan amanah organisasi.
Acara pembukaan juga turut dihadiri oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Rabiatul Awaliyaj, S.Pd., yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan pengembangan kepemimpinan siswa melalui gerakan kepanduan.
Melalui Diklat ini, diharapkan Dewan Kerabat Hizbul Wathan SMA Muhammadiyah 4 Depok mampu melahirkan kader-kader pemimpin yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga siap berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan persyarikatan Muhammadiyah.